![]() |
| Siti Salamah dan dedikasinya |
“Tolong
buangkan sampah.”
Satu
kalimat yang hampir setiap hari saya bilang ke suami. Membuang sampah ke depan
rumah, untuk selanjutnya diangkut petugas sampah perumahan setiap pukul 10
malam. Hal yang awam terjadi di setiap rumah, tapi pada hakikatnya permasalahan
sampah tidak selesai hanya dengan kita menyingkirkan sampah dari rumah kita
kemudian berakhir di TPA (Tempat Pemrosesan Sampah Akhir). Permasalahan sampah
yang akan kita hadapi lebih rumit dari yang kita bayangkan.
Sebagian dari kita mungkin sudah mendengar tentang TPA Piyungan Yogyakarta yang tutup karena kelebihan kapasitas, sehingga pegangkutan sampah ke TPA tidak dapat dilakukan. Sampah pun menumpuk di TPS. Di saat itulah, masyarakat bersama jajaran pemerintahan kota dan kabupaten diharapkan mengelola sampah secara mandiri.
