Tampilkan postingan dengan label Tips Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Menulis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Januari 2018

Mengulik Premis pada Novel Love Catcher

__ Tidak ada yang abadi di dunia ini, tidak juga kesetiaan - Gaby (Hal. 149)__
 
Love Catcher - Riawani Elyta
Love Catcher karya mbak Riawani Elyta adalah buku perdana yang saya selesaikan membacanya di tahun 2018 ini. Novel yang konflik di dalamnya menerbangkan saya pada ingatan tentang sebuah workshop menulis yang pernah saya ikuti di Balikpapan dulu. Pada workshop itu, para peserta diajarkan tentang membentuk premis yang kuat sebagai langkah awal untuk menulis sebuah cerita.

Premis itu beda dengan ide cerita walau pada ujungnya dianggap sama. Premis lebih diartikan sebagai permasalahan dasar yang ingin dijadikan cerita. Pengertian tentang premis saya dapatkan dari twitter penerbit Gradien.

Minggu, 09 Oktober 2016

Workshop Menulis Tulis Nusantara Tahun 2012

            Facebook emang doyan ya membuka kenangan lama lewat fitur ‘See Your Memories’-nya itu. Terkadang saya malu sendiri dengan status dan catatan alay zaman dulu. Hihihi… Tapi, terkadang juga ada kenangan yang membangkitkan semangat atau seperti mencubit diri sendiri. Seperti hari ini, kenangan yang muncul justru adalah liputan saya untuk acara workshop Tulis Nusantara di Balikpapan beberapa tahun yang lalu.

            Tulisan liputan itu saya tulis di blog lama saya di wordpress, dan sekarang saya pindahkan ke blog ini saja. Jadi, ini bukan workshop baru ya, tapi workshop lama yang diadakan pada bulan Desember tahun 2012.
Worksop Tulis Nusantara

Selasa, 02 Agustus 2016

Sabtu Bersama Tere Liye di Balikpapan (Part 2)

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, saya bertanya tentang kok bisa ya Tere Liye tidak putus asa dalam menulis padahal katanya tulisan yang dia kirim tidak dimuat dan pernah ditolak juga. Apa jawaban beliau?

"Dek," kata Tere Liye. "Kalau kalian mau jadi penulis, hal pertama yang harus diurus adalah motivasi atau niatnya apa. Boleh menulis karena ingin kaya raya? Boleh. Silakan. Boleh menulis karena pengin terkenal juga silakan. Zaman dulu, penulis tidak dikenal. Sedangkan sekarang penulis bisa jadi bintang iklan. Boleh menulis karena ingin ke mana-mana? Boleh. Silakan. Zaman sekarang pun penulis bisa ke mana-mana. Besok di Jakarta, Lusa di Surabaya dan sebagainya dan sebagainya.

Sabtu Bersama Tere Liye di Balikpapan

Saya sudah mengetahui informasi itu sejak jauh-jauh hari. Informasi tentang kedatangan Tere Liye di Balikpapan dalam rangka meet and greet dan juga launching novel terbarunya yang berjudul Matahari.
Jadwal Roadshow Tere Liye
Pengin datang? Pengin.

Apalagi saya merasa sedang tertatih mengumpulkan semangat menulis. Saya butuh sesuatu yang bisa memotivasi saya untuk rajin menulis. Tapiii... Menjelang hari H ada bimbang dan galau menyertai. Bahkan, saat hari H pun masih saja bimbang. Pukul 8 pagi di hari Sabtu tanggal 30 Juli itu saya memutuskan batal datang!

Pukul 11 siang, saya ngobrol lagi dengan suami. "Yakin tidak jadi datang?" Pertanyaan itu kembali muncul ke permukaan. Bimbang datang lagi. Berpikir ini itu. Kemudian setelah diskusi, saya dan suami memutuskan untuk pergi ke Balikpapan siang nanti sekitar pukul 1 siang. Dengan penguatan kalau tidak setiap saat Tere Liye datang ke Balikpapan. Baiklah... Mari kita berangkaaat.. 

Minggu, 26 Juni 2016

Proyek Menulis Setiap Hari

Akhir tahun 2014, saya dibuat ternganga oleh prestasi Mas Bambang Irwanto. Saat itu, di setiap edisi Bobo selalu ada nama beliau. Duh, saya juga kepengin. Apakah ini bentuk iri yang positif? :D

Tapi saya yakin, kalau untuk menjadi seperti Mas Bambang ada yang perlu diusahakan dan diperjuangkan. Bagaimana bisa saya tidak menulis apa-apa dan berharap dimuat di Majalah Bobo? Mimpi kali yee... Karena itulah saya kemudian mencanangkan satu proyek yaitu proyek 40 hari menulis cernak.

Alasan lainnya kenapa program itu saya canangkan adalah BaW, komunitas yang saya ikuti sedang mengadakan audisi naskah buat cernak, salah satu temanya adalah tema misteri. Tema yang sangat sulit buat saya. Saya berpikir, siapa tahu dengan menulis setiap hari bisa membuat saya mendapatkan ide untuk menulis cerpen misteri tersebut.

Sabtu, 02 April 2016

7 Rahasia dimuat di Majalah Bobo

Ada yang bertanya kepada saya tentang apa rahasia supaya cerpen dimuat di majalah Bobo? Pertanyaan yang bikin bingung karena pada dasarnya memang tidak ada rahasia-rahasiaan. Tapi tidak apa-apa deh. Supaya seru, anggap saja ini rahasia, ya. Jangan bilang siapa-siapa. Hihihi...
 
Majalah Bobo
1.   Membeli majalah Bobo dan melahap semua cerpen dan dongeng yang ada di sana.

Ketika saya ingin menembus majalah Bobo dikasih tips begitu loh. Bukan ayo nulis dulu. Tapi beli beberapa edisi majalah Bobo. Kalau tidak bisa beli yang baru, beli aja edisi bekas, begitu pesan Uni Dian Onasis. Mbak Nurhayati Pujiastuti dan Mas Bambang irwanto pun bilang begitu. Dengan membaca majalahnya kita bisa mengenali karakter majalah tersebut. Bisa mempelajari bagaimana cerita yang diinginkan redaksi.

Rabu, 02 Maret 2016

Menyusun Pointer untuk Menulis Cerpen Anak

Setiap penulis tentu punya gaya sendiri dalam menulis ceritanya. Ada yang bisa menulis sembari mendengarkan musik, ada juga yang harus sunyi senyap. Ada yang menulis hanya mengandalkan plot dan alur yang bermain dalam pikiran, ada juga yang perlu membuat kerangka karangan.

Saat mengikuti kelas menulis cerita anak bersama Kang Ali Muakhir, saya mendapatkan ilmu tentang pointer. Jalan cerita dijabarkan dalam bentuk poin-poin sebelum dituliskan menjadi cerita yang utuh. Cara itu saya praktikkan berkali-kali, walau ada juga cerpen yang saya tulis tanpa pointer. Ketika tulisan dimuat di media, dan mendapati kembali pointer yang saya tulis sebelum menulis cerpen tersebut, rasanya bahagia dan terharu. Senang aja gitu :D

Rabu, 06 Januari 2016

Menghadirkan Ide

Kalau kata Fatin dalam lagunya ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta. Kalau kata penulis ada banyak cara Tuhan menghadirkan ide. Saya setuju sekali. Terkadang ide muncul dari mana saja.

Jadi, saya mau cerita bagaimana ide-ide datang ke saya. Karena saya sering sih merasa tidak punya ide. Huhuhu.... Dan jadilah saya terkenang-kenang pada cerpen-cerpen anak yang berhasil saya tulis dan kemudian berhasil dimuat. Mengenang sembari berpikir, kok bisa kemarin dapat ide nulis gituan? Hihihihi...

Ide menulis cerita anak itu bisa dari :
1. Kejadian saat kita masih kecil.
2. Hasil mengamati apa yang dialami oleh anak-anak di sekitar kita.
3. Pengalaman kita saat dewasa kemudian dieksekusi menjadi cerita anak-anak dengan tokoh anak-anak.
4. Sebuah pesan atau quote yang membekas dalam ingatan kita.
5. Perenungan.
6. Mengikuti Kelas Menulis.
7. Perpaduan dari semuanya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...