Jum'at,
14 Februari 2020 saat kabar itu saya terima, Terima Kasih Allah yang menjadi Fiksi Anak Terbaik Islamic Book Award 2020. Saya sedang tidak dalam keadaan
baik-baik saja saat itu. Masih dalam suasana berduka yang teramat sangat karena
meninggalnya nenek saya, plus ditambah kabar hasil MCU suami saya yang tidak
baik-baik saja. Hasil MCU itu membuat saya teringat akan hasil dua tahun yang
lalu yang membuat saya trauma parah. Saya down, tak menyangka juga
ternyata saya serapuh itu 😅 Semangat hidup saya seolah menguap. Sedikit makan, sedikit tidur,
banyak menangis.
Saat
saya mencoba mengumpulkan keping-keping semangat. Bilang ke suami kalau kita
harus mengatur pola makan. Saya pun beranjak ke supermarket, membeli beberapa
makanan untuk menunjang perubahan pola makan itu. Mungkin karena sedikit makan,
sedikit tidur dan banyak menangis itu berkeliling dua supermarket saya jadi lemes.
Saya pun melipir sebentar ke sebuah kedai donat untuk membeli segelas kopi di sana.





