Hari ini si Muka Buku
mengirimkan kenangan manis. Sebuah kenangan kalau dua tahun yang lalu ada
cerpen saya yang dimuat di Majalah Bobo. Ah, rasanya lamaaa sekali tidak
merasakan sensasi saat cerpen dimuat di Majalah Bobo. Dan kemudian setelah saya
cek, saya belum membagikan cerpen yang dimuat itu di blog ini.
Cerpennya
berjudul Titipan Tante Arin. Sebuah cerpen yang terinspirasi dari saya sendiri
yang suka membawa macam-macam kala pulang dari kampung halaman. Sampai beras
pun dibawa. Saat menulis cerpen ini juga teringat pada teman saya di Bandung
yang katanya belum menemukan yang menjual cempedak di Bandung. Ada yang menjual
cempedak di supermarket tapi tanpa kulit. Sementara mandai, dibuat dari kulit cempedak.











