Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2022

Sarapan di McDonald's Balikpapan

 

Sarapan di McD Balikpapan

 

Kalau weekend, kalian tim masak di rumah atau kulineran di luar?

Aku tim kulineran di luar.

Sabtu pagi kemarin, subuh hari sudah berasa lapar sekali. Jadilah mengajak suami jalan pagi di Lapangan Merdeka Balikpapan. Niatnya mau beli gado-gado favoritku yang ada di sana. Sayangnya belum buka, sementara perut sudah meronta-ronta pengin diisi.

Setelah muter-muter keliling Lapangan Merdeka, sampai jalan ke Melawai, aku mengajak suami buat sarapan di McDonald's aja. Dia setuju. Kemudian cek di aplikasi ojol dulu buat memutuskan menu apa yang dipesan.

Kamis, 24 Maret 2022

Nasi Kuning Cempaka, Nasi Kuning Favorit di Banjarmasin

 

Nasi Kuning Cempaka

Seperti ceritaku tentang menikmati nasi kuning Cempaka di Banjarbaru, kali ini aku berkesempatan untuk menikmati nasi kuning Cempaka di Banjarmasin. Saat mudik kemarin, aku menginap satu malam di Banjarmasin. Sebelum berangkat ke Balikpapan pada sore harinya.

Aku kan tipe perencana banget orangnya, jadilah ketika rencana nginap di Banjarmasin mengemuka, aku langsung menyusun rencana apa saja yang mau kucicipi di Banjarmasin. Nasi kuning Cempaka ada di daftar teratas untuk sarapan pagi. Walaupun aku sempat ngerasa bimbang juga ketika teman-teman menyarankan aku untuk mencicipi nasi kuning di rumah makan Bunda.

Kamis, 16 September 2021

Menikmati Sup Kaki Kambing Sudimampir di Balikpapan

 

Sup Kambing Sudimampir MT Haryono Balikpapan


Di tiktok, saya menonton VT alias video Tiktok tentang sup kambing Sudimampir di kota Batam yang membuat saya langsung teringat tentang sup kambing di Balikpapan yang juga bernama Sudimampir. Entahlah apa kebetulan namanya sama atau memang cabang. Tapi kelihatannya memang ada hubungan karena cara pengambilan menu serta penampakan menu hampir mirip. Apa memang begitu sup kaki kambing khas Jakarta disajikan? Entahlah ya.

Kamis, 08 Juli 2021

Menikmati Nasi ala Arab di Sajie Balikpapan

 

Sajie Balikpapan

Saya suka masakan Arab, terutama nasi-nasiannya. Mungkin karena saya pecinta nasi pera dan nasi Arab dengan beras basmatinya adalah kategori nasi pera. Saya pernah berseloroh kepada suami dan bilang kalau ia kerja di Timur Tengah sepertinya saya lebih mudah beradaptasi dengan masakannya ketimbang ia kerja di Asia Timur seperti Jepang atau Korea. Padahal siapa juga mau tinggal di luar negeri? Hehehe…

Dulu saat umrah, saya ikut mengantre di salah satu kedai makanan yang menyajikan nasi Arab. Lupa di Mekkah atau Madinah. Yang pasti di sana semua pria, dari pegawai sampai yang belanja. Saya sendirian perempuan. Melihat saya perempuan sendiri, salah seorang pengunjung berteriak. “Ladies first.” sambil menunjuk saya. Saya dipanggil karyawannya dan dilayani lebih dulu. Kemudian sekotak nasi Arab berpindah ke tangan saya setelah saya menyerahkan beberapa riyal ke mereka.

Rabu, 02 Juni 2021

Mencari Menu Favorit di Solaria

 

Sekian lama tidak makan di Solaria, akhirnya mencoba menu-menu yang ada di Solaria lagi. Aku tuh mudah sekali terpengaruh atau ngiler kalau orang sudah ngobrolin soal makanan. Sama hal dengan Solaria ini, waktu video call sama kakak dan dia bilang pengin makan di Solaria, eh, jadi kepingin juga. Trus lihat yutubnya Nex Carlos yang makan di Solaira tambah lah menjadi-jadi keinginan menyantap makanan di Solaria.

Padahal nih, entah berapa lama aku tak ke Solaria. Setahun lebih sih pasti karena selama pandemi tidak ada ke Solaria. Solaria juga jaraaang sekali menjadi pilihanku kalau makan di kawasan mall. Lebih milih Pepper Lunch.

Kamis, 07 Januari 2021

Menikmati Nasi Arab di Math’am Aba Nawas Amuntai

 

Nasi arab di Amuntai
Nasi Arab di Math'am Aba Nawas Amuntai

Amuntai, ibukota kabupaten Hulu Sungai Utara, sebenarnya kota tetangga dengan kampung halaman saya Barabai. Tapi dibandingkan Kandangan, yang juga bertetangga dengan Barabai, saya sangat jarang menjejak kota Amuntai. Mungkin karena Amuntai tidak dilewati kalau mau ke Banjarmasin, mungkin juga kalau di sana tidak ada keluarga dekat saya. Sedangkan di Kandangan, ada paman dan sepupu saya yang tinggal di sana.

Selasa, 05 Januari 2021

Menikmati Nasi Kuning Cempaka di Banjarbaru

              Lain padang, lain ilalang. Lain lubuk, lain ikannya.

Begitu kata orang untuk menggambarkan ciri khas suatu daerah. Hal itu juga berlaku di dalam dunia kuliner. Walaupun sama-sama menyandang nama nasi kuning, tapi satu daerah dengan daerah lainnya di Indonesia bisa berbeda.

              Contohnya saja Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, Balikpapan khususnya. Walau sama-sama memakai masak habang atau kuah berwarna merah kental yang diguyur di atas nasi kuning, tapi tetap saja ada perbedaannya. Kalau di Banjar atau Kalsel, sambal habangnya cenderung manis. Sementara di Balikpapan cenderung pedas. Bahkan di Balikpapan masak habangnya lebih sering disebut Bumbu Bali.

Sabtu, 05 September 2020

5 Kuliner Lezat Belakang Plaza Kebun Sayur Balikpapan


              Plaza Kebun Sayur terletak di kecamatan Balikpapan Barat. Kalau saya harus memilih salah satu kecamatan di Kota Balikpapan sebagai tujuan untuk berwisata kuliner, maka tak ragu saya akan menjawab Balikpapan Barat. Karena di sana tersimpan beragam kuliner unik dan menarik tapi juga lezat yang sebagian malah menjadi ciri khas kuliner Kota Balikpapan.

              Tidak perlu jauh-jauh, di area belakang Plaza Kebun Sayur saja bisa kita temukan banyak kuliner yang udah bisa mewakili kuliner Balikpapan pada umumnya. Teman-teman bisa parkir di Plaza Kebun Sayur, kemudian jalan kaki saja untuk menjelajahi semua kuliner tersebut karena letaknya yang sangat berdekatan. Berikut ini lima kuliner di belakang Plaza Kebun Sayur yang sangat layak untuk dicoba.

Kamis, 03 September 2020

Ini Dia 5 Kuliner Malang yang Wajib Dicoba

 

Liburan ke Malang tentu menyenangkan karena kota ini menyuguhkan beragam tempat wisata yang menarik. Namun, liburan kurang lengkap kalau tanpa momen kulineran. Benar, kan?

Jika destinasi liburanmu selanjutnya adalah Malang, berikut lima rekomendasi kuliner Malang yang bisa dikunjungi. Dijamin tak akan membuatmu kecewa.

Senin, 02 Maret 2020

Menikmati Bubur Ase, Kuliner Legendaris Betawi


Wisata Kuliner seperti hal yang harus saya jadwalkan ketika akan mengunjungi suatu daerah. Bahkan kadang kalau ke daerah tertentu yang diburu adalah wisata kulinernya, bukan wisata yang lain. Sama halnya saat bertandang ke Jakarta, wisata kuliner menjadi salah satu yang saya dan suami jadwalkan. Selain wisata kuliner juga wisata transportasi. Maklumlah tinggal di daerah, ada banyak transportasi di ibukota yang belum ada di calon kota penyangga Ibukota Balikpapan.


Pawon Ibu Cetar, Bakmi GM, dan Pisang Madu Ibu Nanik adalah tempat-tempat yang saya jadwalkan akan dikunjungi saat di Jakarta. Suami saya memang penggemar bakmi GM terutama es teh manisnya yang katanya ga ada obatnya, es teh manis paling enak sejagad raya. Hahaha...

Senin, 30 Desember 2019

Menikmati Spaghetti di Pepper Lunch Balikpapan

Dulu pernah saya menonton sebuah drama Korea. Seorang anak kecil dengan ibu angkatnya sedang menikmati spaghetti. Sang ibu mengajarkan cara memakan pasta itu. Garpu ditusukkan ke piring berisi spaghetti, kemudian garpu diputar sehingga spaghetti melilit di bagian garpu. Kemudian spaghetti dinikmati.
Beef Aglio Olio

Adegan itu melekat sekali dalam pikiran saya walaupun sudah bertahun-tahun yang lalu. Seolah terobsesi dengan kejadian tersebut, saya bertekad buat suka dengan yang namanya spaghetti. Padahal sebelumnya mencoba tidak suka. Hahaha.... Pernah satu kali saya mencoba bikin spaghetti sendiri,beli saos instant yang warna merah itu. Eh, tetap dong tidak suka. Hahaha...

Jumat, 23 Agustus 2019

Paru Goreng 'Ga Ada Obatnya' dan Sup Konro di Balikpapan


Siapa kenal Nex Carlos? Youtuber yang tenar dengan slogan ‘Mamen’ dan ‘Makan cuy’ ini baru saya ikuti banget setelah dia ke Balikpapan beberapa waktu yang lalu. Sebelumnya sih udah pernah beberapa kali nonton youtube-nya dia. Tapi ya udah sih gitu aja. Tapi setelah dia ke Balikpapan, saya dan suami jadi keranjingan nonton vlognya.

Apalagi makin ke sini, makin lucu sih. Vlognya itu kayak perpaduan humor dan review makanan. Celutukannya, editan, plus tik tok dialognya dengan kameramen kayak lucu aja gitu. Entahlah apakah selera humor saya receh atau emang dia lucu. Yang pasti, videonya menghibur buat saya.

Selasa, 06 Agustus 2019

Tiga Cara Mengempukkan Daging


Idul Adha sudah di depan mata. Ada banyak hikmah, cerita, dan kenangan yang bisa kita ambil pelajaran saat Idul Adha. Tentang keluarga Ibrahim yang taqwa sekali kepada Allah. Tentang hikmah melepaskan kecintaan kepada dunia. Tentang ibadah haji yang puncaknya ada pada hari-hari Idul Adha. 

Idul Adha juga identik dengan qurban. Hewan disembelih kemudian dibagikan. Ramai-ramai setiap rumah memasak daging-daging itu. Namun, ada kalanya bayangan akan masakan daging yang lezat kandas karena dagingnya alot. Huhuhu.... 

Jadi, memasak daging baik itu ditumis, disate, atau pun masak lainnya penting supaya tidak alot. Daging empuk tanpa perlawanan adalah kenikmatan tersendiri. Sepengalaman saya ada beberapa cara mengempukkan daging. Ini cara yang pernah saya coba : 

Rabu, 03 Juli 2019

Menikmati Petang di Ocean’s Resto Balikpapan





Sebenarnya ini rencana lama, ingin wisata kuliner di sebuah resto yang cukup terkenal di Balikpapan ; Ocean’s Resto. Tapi selalu saja ada hal yang menundanya. Terlebih saat masih belum pindah ke Balikpapan. Kendala untuk makan-makan di sini makin besar. Dulu, sebelum pindah ke Balikpapan, saya dan suami punya list rencana apa saja yang ingin dilakukan di Balikpapan, rencananya banyak, waktunya singkat. Jadilah Ocean hanya rencana di angan-angan.

Ketika pindah ke Balikpapan, kami pun memasukkan kembali rencana wisata kuliner ke resto di tepi laut itu. Dan beberapa hari yang lalu….

Selasa, 14 Mei 2019

Pesona Wisata Kuliner di Kota Bandung


Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi - Pidi Baiq

Bandung. Ibukota provinsi Jawa Barat ini menjelma menjadi salah satu kota yang paling banyak menyerap wisatawan. Hanya berjarak 2-3 jam dari Jakarta, juga membuat Bandung menjadi pilihan oleh penduduk ibukota untuk menghabiskan akhir pekan di kota itu. Banyaknya wisatawan yang mengunjungi Bandung juga dibarengi dengan banyaknya hotel di Bandung yang bisa kita pilih.

Bandung memang menawarkan aneka rupa wisata. Wisata Alam ada Kawah Putih, Curug Maribaya, atau pun Gunung Tangkuban Perahu. Untuk wisata religi, Daurat Tauhiid di Geger Kalong bisa kita kunjungi untuk memberikan asupan pada ruhani. Factory Outlet yang menjamur di Kota Bandung juga membuat Bandung menjadi salah satu destinasi wisata Belanja. Selain Factory Outlet, ada beragam tempat lain di Bandung yang bisa dikunjungi untuk berbelanja fashion seperti Pasar Baru Trade Center, Pasar Cibaduyut, Gang Tamim, dan masih banyak lagi.

Senin, 18 Juni 2018

Menikmati Makanan ala Korea di Mujigae


Sebagai seseorang yang lumayan suka nonton drama Korea dan suka makan juga, tentulah ada keinginan buat makan aneka makanan Korea yang saya saksikan di drakor itu. Tapi, saya bukan tipe orang yang ngejar banget kudu makan karena menyadari kalau lidah saya ini Banjar sekali. Jadi, belum tentu juga makanan Korea itu cocok sama lidah saya. 

Ketika menonton drakor, paling saya sama-samakan aja. Misal saat mereka menyantap mie hitam yang nampak lezat, pikir saya "Ah, paling sama aja dengan indomie dikecapin." Saat Kim Bok Joo menyantap sate apa gitu di tepi jalan, saya mikir "Paling juga kayak kita makan sosis goreng atau pentol goreng yang ditusuk-tusuk." Tapi ada satu makanan yang pengiiiin banget saya coba, yaitu daging panggang. Aneka daging yang dimasak di atas kompor dan panggangan itu. Kok sepertinya seru ya? Sempat terpikir juga beli kompor dan panggangannya itu biar bisa bakar-bakar ala drakor. Tapi enggak jadi juga sih belinya.. Hahaha... 

Kamis, 07 Juni 2018

Berburu Takjil di Pasar Bendungan Hillir / Benhil


Lain padang lain belalang
Lain lubuk lain ikannya

Tulisan kali ini dimulai dengan peribahasa yang mana artinya dah pada hafal dong ya. Ini masuk peribahasa awam yang udah kita dengar sering sekali semenjak di bangku sekolah dasar yang sederhananya artinya itu kalau setiap daerah itu punya ciri khas, kebiasaan, atau budaya masing-masing. Beda satu daerah dengan daerah yang lain tentunya bisa banget. Termasuk saat Ramadhan dan urusan kulinernya. 

Tidak perlu jauh-jauh ngebandingin kita Indonesia dengan Timur Tengah, provinsi tetangga aja bisa beda. Waktu pindah ke Kalimantan Timur, saya aja ngerasain banget perbedaannya. Kalau di Barabai, kota kelahiran saya itu dominan dijual wadai-wadai atau kue-kue khas Banjar, maka saat di Kaltim, kue khas Bugis juga termasuk kuliner yang banyak dijual saat Ramadhan. 
Kue Lam Basah khas Barabai

Rabu, 03 Januari 2018

Markobar Balikpapan

Ada hal-hal yang di luar kuasa kita. Ada hal-hal yang seberapa pun kita inginkan, sudah di depan mata, tapi kalau bukan rezeki ya bisa lewat begitu saja.

Satu hari sebelum balik saat pulang kampung beberapa bulan yang lalu, tante saya membawakan kue yang sangat enak sekali. Saya langsung melahapnya dan habis beberapa potong. 

Melihat saya lahap, mama kemudian bilang agar saya membungkus beberapa potong kue lagi untuk dibawa dalam perjalanan. Saya setuju dan langsung melakukannya saat itu. Membungkus beberapa potong kue dan menyisihkannya agar tak dimakan orang rumah. 

Selasa, 01 Agustus 2017

Really Cake, Kue Artis di Balikpapan

Ketika kue artis mulai menjamur di negeri ini hingga menyentuh Pulau Sulewesi dan Sumatera, saya pun jadi bertanya-tanya, mengapa Kalimantan belum ada? Walau tak begitu sependapat dengan label 'oleh-oleh khas' tapi kadang ada rasa penasaran juga ingin mencoba yang kebanyakan paduan dari cake dan pastry ini. Pernah 2 kali saya mencicipi kue artis dari luar daerah yang dipesan sepupu saya, tapi menurut saya itu belum mewakili rasanya karena kue datang dalam keadaan kurang fresh. Saya ingin mencoba yang begitu keluar dari toko, langsung dinikmati.

"Kan di Balikpapan ada Really Cake, Kak." Sepupu saya memberikan info saat lebaran kami berbincang tentang kue artis.

Jumat, 02 Juni 2017

Ipau, Primadona Takjil Buka Puasa

Lahir dan besar di Kalimantan Selatan membuat saya familiar dengan aneka takjil buka puasa khas kampung halaman saya. Pasar wadai adalah pasar yang tidak pernah ketinggalan saya kunjungi jika bulan Ramadan tiba. Saya dan keluarga pun sudah punya langganan untuk beli aneka takjil di Pasar Wadai. Beli ikan bakar di sana, beli sayur masak di sana, beli aneka kue di penjual itu, beli pecel dan nasi ketan di Acil Bungas. Hehehe…
Kue Lam basah. Salah satu takjil di Tanah Banjar

            Ngobrolin tentang wadai (kue) di Banjar itu identik dengan kue yang manis-manis. Sebut saja bingka barandam, sarikaya, amparan tatak, sari muka, hula-hula, bingka kentang, kue lam basah atau pun kering, semuanya manis dengan kadar kemanisan yang bisa ngalah-ngalahin wajah saya. Buahaha….

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...