Tampilkan postingan dengan label Tere Liye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tere Liye. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 November 2017

Bedah Buku Tentang Kamu Bersama Tere Liye di Balikpapan

Tere Liye akan datang ke Balikpapan. Mengisi acara bedah buku untuk bukunya sendiri yang berjudul Tentang Kamu. Informasi itu saya terima beberapa bulan yang lalu. Setelah mencek jadwal, jadwalnya pas dengan jadwal mudik yang sudah selesai, juga jadwal turnamen bulutangkis yang akan disiarkan pada malam hari. 

Tapiii, pas jadwalnya itu tidak serta merta membuat saya mendaftar dan menyatakan ikut acara tersebut. Acaranya berbayar, dengan jumlah pembayaran yang menurut saya lumayan besar. 150 ribu untuk silver, 175 ribu untuk gold. Lumayan banget kan uang segitu buat beli daging seperempat kg, mangga 2 kg, ayam satu ekor, dan aneka sayur mayur juga bumbu dapur.

Selasa, 02 Agustus 2016

Sabtu Bersama Tere Liye di Balikpapan (Part 2)

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, saya bertanya tentang kok bisa ya Tere Liye tidak putus asa dalam menulis padahal katanya tulisan yang dia kirim tidak dimuat dan pernah ditolak juga. Apa jawaban beliau?

"Dek," kata Tere Liye. "Kalau kalian mau jadi penulis, hal pertama yang harus diurus adalah motivasi atau niatnya apa. Boleh menulis karena ingin kaya raya? Boleh. Silakan. Boleh menulis karena pengin terkenal juga silakan. Zaman dulu, penulis tidak dikenal. Sedangkan sekarang penulis bisa jadi bintang iklan. Boleh menulis karena ingin ke mana-mana? Boleh. Silakan. Zaman sekarang pun penulis bisa ke mana-mana. Besok di Jakarta, Lusa di Surabaya dan sebagainya dan sebagainya.

Sabtu Bersama Tere Liye di Balikpapan

Saya sudah mengetahui informasi itu sejak jauh-jauh hari. Informasi tentang kedatangan Tere Liye di Balikpapan dalam rangka meet and greet dan juga launching novel terbarunya yang berjudul Matahari.
Jadwal Roadshow Tere Liye
Pengin datang? Pengin.

Apalagi saya merasa sedang tertatih mengumpulkan semangat menulis. Saya butuh sesuatu yang bisa memotivasi saya untuk rajin menulis. Tapiii... Menjelang hari H ada bimbang dan galau menyertai. Bahkan, saat hari H pun masih saja bimbang. Pukul 8 pagi di hari Sabtu tanggal 30 Juli itu saya memutuskan batal datang!

Pukul 11 siang, saya ngobrol lagi dengan suami. "Yakin tidak jadi datang?" Pertanyaan itu kembali muncul ke permukaan. Bimbang datang lagi. Berpikir ini itu. Kemudian setelah diskusi, saya dan suami memutuskan untuk pergi ke Balikpapan siang nanti sekitar pukul 1 siang. Dengan penguatan kalau tidak setiap saat Tere Liye datang ke Balikpapan. Baiklah... Mari kita berangkaaat.. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...