Tampilkan postingan dengan label profil blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profil blogger. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Juni 2017

Meraup Informasi Wisata dan Kuliner di Blog KulinerWisata


Seseorang itu bisa dilihat dari siapa yang menjadi teman baiknya. Artinya dengan siapa kita berhubungan dekat, itu bisa mempengaruhi sikap dan juga termasuk kesenangan kita. Adakalanya kesenangan orang terdekat akan membuat kita yang awalnya tidak tertarik akan sesuatu menjadi tertarik.

Seperti yang dialami oleh Mbak Atanasia Rian. Blogger kece yang satu ini mengaku dulunya tidak suka dengan dunia tulis menulis, namun orang terdekat Mbak Rian yang kemudian menjadi suami beliau menjadi blogger di tahun 2005 dan aktif di banyak kegiatan komunitas blogger, membuat Mbak Rian tergugah untuk mempelajari dunia tulis menulis.

Senin, 12 Juni 2017

Mengintip Semangat Berwirausaha dari Blogger Bengkulu Ria Fasha

Kegagalan membuat kita belajar bagaimana merajut sebuah kesuksesan. Gagal bukan akhir dari segalanya. Tapi kegagalan sebagai sebuah anak tangga yang harus kita lewati agar bisa belajar dari kesalahan yang menyebabkan kegagalan itu, hingga di kemudian hari usaha yang kita tekuni akan berbuah kesuksesan.

Sebut saja pebulutangkis yang menjadi andalan Indonesia saat ini, Kevin Sanjaya. Atlet yang kini menduduki ranking 1 dunia ini ditempa oleh kegagalan semenjak ia kecil. Kevin kecil pernah gagal dalam audisi salah satu klub bulutangkis terbesar di negeri ini, setahun kemudian ia mencoba lagi dan akhirnya berhasil. Kevin juga gagal merintis karier menjadi atlet tunggal putra, hingga kemudian ia menjadi atlet ganda putra dan menjadi andalan Indonesia di nomor ganda putra sekarang ini.

Jumat, 03 Februari 2017

Mengenal Nur Aliah Saparida

            Passion. Adalah satu kata yang membuat kita bersemangat. Mengerjakan sesuatu yang kita suka, sehingga ada gairah di dalamnya. Konon kata passion jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang paling mendekati adalah kata renjana.

            Bekerja sesuai passion adalah dambaan setiap orang. Kita seolah memiliki hobi yang dibayar. Sehingga apa yang kita kerjakan selalu ada gairah dan semangat di dalamnya. Menjalankan pekerjaan itu dengan hati dan cinta.

            Berwirausaha adalah salah satu pekerjaan yang banyak didamba oleh orang-orang. Namun, jenis wirausaha jika tidak sesuai passion justru bisa menjadi bumerang, bukan untung yang didapat tapi justru hutang yang menumpuk.

Jumat, 27 Januari 2017

Mengenal Sampit dari Blog Ayu Ningtias

     “Sebut saja saya blogger nomaden,” ujar Ayu Citraningtias dalam perkenalan di blog yang bernama Gendhiss Blog. Ayu Citraningtias adalah nama panjangnya, tapi di semua akun medsos ia menggunakan nama Ayu Ningtias dengan alasan sederhana agar lebih ringkas.

        Nomaden dalam KBBI artinya berpindah-pindah. Ayu pun begitu, sehingga ia menyebut dirinya blogger nomaden. Dalam hidupnya ia kerap berpindah-pindah tempat. 19 tahun di Lamongan, 3 tahun di Surabaya dan Sidoarjo, 4 tahun di Cikarang, dan sekarang di Sampit dan Palangkaraya.

Minggu, 22 Januari 2017

Mengenal Monda Siregar dan Blog Candu Raun

            Merantau. Satu kata yang membuat kita punya banyak pengalaman dan pengetahuan baru tentang daerah tempat di mana kita berada. Bumi ini luas, ada banyak hal berbeda yang akan kita temui di daerah baru yang kita tempati.


            Pengalaman merantau dari seorang blogger bernama MondaSiregar bisa dibilang banyak. Sejak kecil, Mbak Monda selalu berpindah tempat mengikuti tugas orangtua beliau, merantau di beberapa provinsi di empat pulau besar di Indonesia.

Senin, 19 Desember 2016

Mengenal Elisa, Blogger dari Lamongan

               
Ada banyak alasan mengapa seseorang memulai mempunyai sebuah blog dan rutin mengisinya. Saya sendiri awalnya karena suka dengan yang namanya blogwalking, kemudian melihat blog teman saya, dan mulai ikut-ikutan ngeblog. Saat ngeblog di Multiply, saya punya alasan tersendiri. Saat itu, saya melihat penulis terkenal seperti Mbak Asma Nadia dan Mbak Helvy Tiana Rosa pada punya multiply dan menulis beragam cerita di sana. Akhirnya saya pun ikut serta di samping saya memang menyenangi aktifitas menulis lewat blog.

            Elisa Fatma Ariesta, seorang blogger dari Lamongan, juga punya sebab dan motivasi tersendiri untuk memulai ngeblog. Semua bermula dari twitter, saat itu blogger yang akrab disapa Elisa itu mengikuti timeline salah satu komunitas blogger yang sedang menghelat ajang Srikandi Blogger. Elisa merasa bahwa para Srikandi Blogger itu keren sekali. Di samping itu, Elisa menemukan inspirasi dari salah satu travel blogger yang bisa terbang ke sana ke mari dengan gratis. Atas motivasi itulah, Elisa kemudian membuat sebuah blog di blogspot yang sekarang beralamat di www.elisa-blog.com
DigitaLife, Blognya Elisa

Minggu, 18 Desember 2016

Inna Riana, Riweuh tapi Produktif

            Blog adalah candu, bagi sebagian orang. Mereka menemukan keasyikan tersendiri dengan kegiatan ngeblog, kemudian tak bisa melepaskannya. Saya pun begitu, semenjak mengenal blog, saya jatuh cinta dan mencanduinya. Terlebih karena impian saya untuk menerbitkan buku solo tersendat, maka, saya merasa bebas menerbitkan tulisan saya di blog pribadi saya.

Walaupun menyenangi aktifitas ngeblog, saya masih maju mundur cantik untuk memiliki blog yang dikelola dengan sungguh-sungguh lebih dari satu. Saya punya blog buku, kemudian lama berdebu. Blog lama saya sebelum pindah ke sini, juga tak saya hiraukan lagi. Oleh karena itu, saya kagum dengan orang-orang yang mempunyai blog lebih satu dan dikelola dengan sungguh-sungguh apalagi jika semua atau beberapa di antaranya sudah ber-TLD (Top Level Domain)

Selasa, 01 November 2016

Menulis, Mengajak Pada Kebaikan bersama Nova Violita

Setiap penulis akan mati. Hanya tulisannya yang abadi. Maka tulislah sesuatu yang membahagiakanmu di akhirat nanti. (Ali Bin Abi Thalib)

            Nova Violita namanya. Ibu dari seorang putra yang berusia belum genap dua tahun. Mbak Nova berdomisili di provinsi Riau tepatnya di Airmolek Kecamatan Pasir Penyu di sebuah Kabupaten bernama Indragiri Hulu. Alamat blog beliau ada di http://www.novanovili.com/ dengan nama blog Nashhah.
Nashhah

Nashhah
artinya mengajak ke kebaikan dan itu seperti sebuah napas buat blog Mbak Nova. Sejak awal membuat blog tidak pernah berubah, Mbak Nova ingin menulis yang baik-baik, mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak menulis yang menimbulkan polemic dan kericuhan serta debat sana sini.

Dari Wartawan, Menjadi Blogger

            Dunia Jurnalistik seperti punya pesona sendiri buat saya, mungkin karena itu termasuk salah satu impian saya. Saya menyenangi cerita-cerita di balik meja redaksi suatu media, baik media cetak maupun media elektronik. Dulu, saya begitu gemar menonton tayangan The East di NET TV yang bercerita tentang dunia di balik layar sebuah program acara di NET.

            Di dunia blogger, selain Mbak RachAlida Bahaweres yang seorang jurnalis, juga ada Mbak Ratna Dewi yang punya blog http://ratnadewi.me/ . Namun, tak terlalu banyak cerita tentang dunia jurnalis yang bisa ditemukan di blog beliau karena memang Mbak Ratna Dewi telah resign dan menjadi blogger sekarang. Blog beliau pun ada untuk sebuah terapi hati ketika kehilangan sang buah hati tercinta.

Senin, 31 Oktober 2016

Lima Blogger Favorit

            


Saya menyenangi yang namanya Blog Walking (BW) semenjak dulu. Jauh sebelum BW dikatakan perlu buat naikin DA. Jauh sebelum BW buat kunbal atau kunjungan balik. Saya menyukai BW bahkan sebelum saya tahu istilah blog walking tersebut.

            Sewaktu masih menjadi mahasiswi, saya senang mencari di mesin pencari satu tema tertentu, kemudian ngeklik beragam blog yang membahas tema tersebut. Kebanyakan tentang curahan hati para mahasiswi yang sedang berkecimpung di dunia kuliah juga organisasi. Dengan membaca blog mereka, saya menjadi tahu kalau saya tidak sendiri. Di belahan Nusantara lainnya, ada yang bernasib mirip-mirip dengan saya atau bahkan lebih parah dari saya.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Dream Shine, Think Shine, Experience Shine with Shine Fikri

            Multiply, salah satu platform blog yang pernah eksis beberapa tahun yang lalu menyisakan banyak kenangan manis buat penggunanya. Ada sebagian blogger yang memulai kesenangan menulisnya dari sana, kemudian setelah Multiply ditutup, sebagian bisa move on, hijrah, dan tetap ngeblog. Sebagian yang lain ada yang mengaku belum bisa move on hingga sekarang.

            Salah satu pengguna MPers zaman dulu yang hijrah adalah Shine Fikri yang kini mengelola blog www.shinefikri.com dengan tagline  Dream Shine, Think Shine, Experience Shine. Nama asli ibu dari dua anak ini sebenarnya adalah Nur’aeni. Nur yang dalam bahasa Arab artinya cahaya, dan Shine yang dalam bahasa Inggris juga berarti cahaya.

Selasa, 04 Oktober 2016

Mengintip Perjalanan Keluarga Myra Anastasia

“Kenapa saya suka jalan-jalan bersama suami dan anak-anak? Karena saya enggak pernah terbiasa jalan sendirian. Mungkin penyebabnya karena dari kecil dibiasakan seperti itu. Lumayan susah minta izin jalan-jalan apalagi sampai menginap kalau tanpa orang tua.”

Itulah sedikit cuplikan dari Selayang pandang yang dikemukan Mbak Myra pada sebuah grup, dan saat membaca hal tersebut saya langsung berujar dalam hati kalau itu saya banget. Serupa Mbak Myra, saya juga teramat sangat susah dapat izin jalan-jalan dari orangtua apalagi menginap. Karena itulah sampai sekarang pun saya juga tak terbiasa jalan-jalan sendirian. Enaknya sama keluarga atau berdua dengan suami.

Kamis, 01 September 2016

Belajar Ngeblog bersama Anisa Ae

            Di era digital sekarang keberadaan blog bukan hanya sebagai tempat untuk menuangkan tulisan, lebih dari itu, blog juga bisa jadi jalan untuk mendapatkan pendapatan. Namun, hal itu juga tidak terjadi secara instant, bukan ujug-ujug bikin blog kemudian mendapatkan penghasilan. Ada hal-hal yang harus ditempuh dulu dan sering kali kita memerlukan tips untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah atau dolar dari blog.

            Adalah Anisa Ae, pemilik dari blog www.anisae.com yang beberapa kali menuliskan tentang tips ngeblog di blognya tersebut. Tips yang diberikan Mbak Anisa ini mudah dipahami karena menggunakan bahasa yang sederhana. Walaupun bahasanya sederhana tapi manfaatnya luar biasa. Ketika membaca satu demi satu tips yang beliau berikan, saya pun tergugah untuk lebih memperbaiki apa yang disajikan di blog saya ini.

Senin, 15 Agustus 2016

Mengenal Khartoum hingga Kuliner Aceh di Blog Meutia Rahmah

         
Sudan. Negara itu bagi sebagian rakyat Indonesia mungkin tidak sepopuler Mesir atau Turki. Di Kalimantan Selatan malah Sudan identik dengan nama satu daerah yaitu Sungai Danau yang kerap disingkat menjadi Sudan oleh para penduduk Kalsel. Walau tidak populer, Sudah menyimpan pesonanya tersendiri seperti dari segi keilmuan, ada beberapa perguruan tinggi di Sudan yang menjadi pilihan mahasiswa dari beberapa negara di seluruh dunia untuk menimba ilmu.

            Meutia Rahmah salah satunya. Gadis asal Aceh itu menimba ilmu S2-nya di Khartoum, ibukota dari Sudan. Khartoum terletak di benua Afrika yang dijuluki Negeri dua Nil, negara tempat bertemunya sungai Nil berwarna Putih dan Biru. Lewat blognya www.meutiarahmah.com, Meutia menuturkan beberapa pilihan Universitas yang bisa diambil jika ingin kuliah di Sudan. Seperti : International University of Africa (جامعة افريقا العالمية ), Oumdurman Islamic University (جامعة ام درمان الاسلامية ), Khartoum International Institute For Arabic Language (معهد الخرطوم الدولى), University Of Holy Qur'an and Islamic Sciences (جامعة القرآن الكريم والعلوم الاسلامية)

Minggu, 31 Juli 2016

Menyelami Dunia Parenting Bersama Wiwid Wadmira

            Tidak semua hal yang kita inginkan di dunia ini bisa terwujud sepenuhnya. Sama halnya dengan cita-cita. Cita-cita yang terus kita inginkan sejak kecil terkadang menemui kendala untuk bisa mewujudkannya. Seperti cita-cita seorang ibu muda bernama Wiwid Wadmira. Bercita-cita menjadi guru semenjak masih belia, namun mengalami beragam macam kendala.

            Namun, belum terwujud menjadi guru, bukan berarti Mbak Wiwid gagal total menjadi guru. Setelah memiliki anak kembar yang bernama Kira dan Kara, Mbak Wiwid telah menjadi guru bagi kedua putrinya. Bagaimana pun seorang ibu adalah madrasah pertama buat anak-anaknya.

            Dunia parenting adalah tema yang banyak kita temui di blog beliau http://mykirakara.blogspot.com, terutama yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak kembar. Mbak Wiwid pernah membantu di The Urban Mama pada forum moderator. Ilmu parenting beliau dapatkan dari membaca ratusan post yang masuk setiap hari, juga dari beragam seminar yang diikuti terlalu sayang untuk dibiarkan menguap begitu saja. Karena itulah, Mbak Wiwid terampil mengulas ilmu parenting yang disandingkan dengan pengalaman beliau menjadi ibu bagi si kembar.
Si Kembar Kira dan Kara
           

Kamis, 30 Juni 2016

Yonna Kairupan dan Dunia MakeUp

            Apa yang menjadi hal kekinian yang sering dibahas sekarang?
            Lebaran? Iya sih.
            Mudik? Iya juga.
            Valak? Nah ini!

Walaupun dijadikan meme lucu, tetap aja saya lihatnya serem. Namun, di balik wajah serem si Valak itu sebenarnya wajah pemerannya tidak serem. Apa yang menjadikan Valak menjadi sesuatu yang menakutkan gitu kalau dilihat wajahnya? Yup. Makeup. Dan saya pun kemudian mengenal seseorang yang menekuni dunia tersebut.

            Adalah Yonna Kairupan, seorang ibu dari 4 buah hati yang tampan dan cantik. Dari kecil, semanjak usia 3 tahun ketertarikannya pada dunia Makeup sudah terlihat sekali. Bahkan untuk bermain ke lapangan dan berkumpul dengan anak-anak seusianya, Mbak Yonna make up dulu. Kelopak mata beliau pun sewaktu masih kecil beberapa kali biru lebam karena kejepit penjepit bulu mata.
Mbak Yonna dan keluarga

Rabu, 15 Juni 2016

Mengenal April Hamsa, Parenting and Lifestyle Blogger

            Mbak April, begitu biasa saya memanggil seseorang bernama April Hamsa. Mengenal beliau dulu semenjak sama-sama berada di sebuah ‘kompleks blog’ bernama Multiply. Beberapa tahun yang lalu, saat Ramadan juga, saya sempat kopdar dengan Mbak April di Banjarbaru sekalian buka puasa bersama.

            April Hamsa bisa dibilang adalah nama pena dari Mbak April, dari nama asli beliau Aprillia Ekasari. Hamsa diambil dari nama suami beliau (Ilham) dan nama Mbak April (Sari). Nama Hamsa kemudian juga menjadi bagian dari nama blog beliau yaitu www.keluargahamsa.com. Seperti namanya yang ada kata keluarga, di blog itu pun Mbak April banyak bercerita tentang keluarga beliau salah satunya tentang parenting karena Mbak April adalah ibu dari dua anak hebat, yaitu Maxi dan Dema.

Senin, 30 Mei 2016

Rach Alida Bahaweres, Sosok Jurnalis dan Blogger

          
Jurnalis adalah profesi yang menarik buat saya, mungkin karena kesenangan saya di bidang menulis. Setiap membaca karya fiksi atau menonton drama yang tokohnya adalah seorang jurnalis, saya merasa bahwa apa yang diperankan oleh sang tokoh adalah salah satu impian saya yang mungkin tak akan pernah terwujud. Hiks.

Saya akui kesenangan saya pada dunia menulis berawal dari kegemaran saya pada membaca. Hal yang sama juga diakui oleh Rach Alida Baheweres. Bedanya, jika menjadi jurnalis hanya sebuah impian buat saya, sementara buat Mbak Alida, menjadi jurnalis telah menjadi profesi yang ia geluti hingga sekarang.

Jumat, 13 Mei 2016

Menciptakan Atmosfer Menulis Bersama Anita Carolina Tampubolon

Satu hal yang harus diperhatikan dalam menulis, setelah upaya terus menerus menuangkan gagasan ke tulisan, yaitu mengusahakan sesering mungkin berada dalam atmosfer menulis. Silaturahim dengan teman2 penulis, menghadiri forum bedah buku, Atmosfer yang tepat akan memperkuat belief. –Asma Nadia-

Salah satu status Asma Nadia yang saya suka banget, karena itulah saya selalu senang berada dalam atmosfer menulis. Punya teman yang punya ketertarikan pada hal yang sama itu menyenangkan. Karenanya saat mengenal Mbak Anita Carolina Tampubolon atau yang punya nama pena Anita d’Caritas saya langsung senang sebab merasa punya kesenangan yang sama.

Rabu, 27 April 2016

Memetik Motivasi dari Blog Cerita Ida

Randu, adalah judul cerpen yang ditulis Mbak Shabrina WS. Sebuah cerpen yang sangat saya sukai. Diksinya manis, ceritanya pun begitu, namun bukan itu alasan utama saya sebegitu menyukai cerpen tersebut. Alasan utamanya adalah pesan yang disampaikan dalam cerpen tersebut.

 “Karena mungkin, kau tidak akan pernah tahu sejauh mana takdir tulisanmu.”

Begitu kata Randu. Saya jadi teringat lagi akan cerpen tersebut ketika menelusuri sebuah blog. Blog kepunyaan Mbak Ida Tahmidah. Cerita Ida, begitulah blog itu bernama. Ada beberapa label yang bisa ditemukan di bawah header blog tersebut. Salah satunya adalah label motivasi, yang membuat tangan saya menggerakkan tetikus ke arah label tersebut dan meng-klik-nya. Saya pun langsung menelusuri tulisan demi tulisan di sana.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...