Tampilkan postingan dengan label resensi GPU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resensi GPU. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 November 2017

Terpesona Damar Hill Karya Bulan Nosarios

Damar Hill karya Bulan Nosarios

Novel ini direkomendasikan oleh Mbak Dhani Pratiknyo ketika akan terbit. Dalam banyak novel-novel yang direkomendasikan beliau, sebagian besar saya cocok. Kami satu selera. Jadiii, saya selalu percaya dengan rekomendasi Mbak Dhani.

Dapat rekomendasi dan ingin membelinya tidak serta merta novel ini hadir di hadapan saya. Kemudian di Instagram saya membaca ulasan dari Mbak Dian Restu Agustina dan Mbak Onie Daulat tentang novel ini. Wuuiiih... penuh testimoni positif yang membuat saya ingin segera membacanya. Saya memesan ke sebuah toko daring di Shopee atas rekomendasi penulisnya tapi stok kosong. "Kasih tau saya kalau bukunya sudah tersedia," ujar saya. Sang penjual mengiyakan.

Senin, 27 Juni 2016

[Resensi] Malam-malam Terang

Resensi buku Malam-malam Terang ini dimuat di Tribun Kaltim kemarin, Minggu, 26 Juni 2016. Akar konflik dari novel ini adalah ketika Tasniem tidak mendapatkan hasil NEM seperti yang ia harapkan. Ia berharap meraih NEM minimal 48 agar bisa meneruskan pendidikan ke SMA favorit, tapi NEM yang ia peroleh hanya 44,73.

Gara-gara resensi ini, saya kemudian cerita-cerita ke suami tentang kisah di dalamnya. Perbincangan kami berlanjut tentang NEM masing-masing yang diperoleh pada zaman sekolah dulu. Dan saya langsung baper plus minder karena NEM saya jauuuuh lebih rendah dari NEM suami. Wakakaka…. Ngapain juga bapernya sekarang yak? :p

Oya, ini resensi yang saya kirim ke Tribun Kaltim. Judul diedit sama redaksi, ‘Meraih Keberhasilan’nya dihilangkan. Happy Reading ^_^

Perjuangan Meraih Keberhasilan Setelah Kegagalan
Oleh : Hairi Yanti

Kamis, 12 November 2015

Sincerely Yours


Suatu hari, Inge yang berprofesi sebagai penulis novel thriller ditelpon tetangganya. Tetangganya meminta tolong pada Inge karena ada yang salah minum obat di rumahnya. Alan, owner  Lindung Tentram yang menangani beragam keluhan warga tentang rumahnya menengak obat yang salah. Saat itu Alan mengeluh sakit. Diberikan aspirin ternyata isinya Esilgan, obat tidur yang biasanya diresepkan bagi penderita insomnia karena depresi klinis atau serangan cemas. Hal itulah yang membuat Alan seperti teler.

Tetangga Inge meminta tolong pada Inge karena tidak ingin ketahuab keluarganya menengak Esilgan tersebut. Inge memahami akan hal itu. Inge pun membolehkan Alan dipindahkan ke rumahnya. Alan yang berada di bawah pengaruh obat semalaman berada di rumah Inge. Itulah awal perkenalan Alan dan Inge.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...